{"id":238,"date":"2026-07-28T16:25:00","date_gmt":"2026-07-28T09:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/?p=238"},"modified":"2026-07-28T16:27:57","modified_gmt":"2026-07-28T09:27:57","slug":"kur-bri-untuk-usaha-apa-saja-ini-sektor-prioritas-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/kur-bri-untuk-usaha-apa-saja-ini-sektor-prioritas-2026\/","title":{"rendered":"KUR BRI untuk Usaha Apa Saja? Ini Sektor Prioritas 2026"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak calon debitur bertanya KUR BRI untuk Usaha Apa. Bank Rakyat Indonesia menyalurkan kredit ini kepada individu yang memiliki usaha produktif dan layak. Sektor prioritas mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, serta jasa. Calon peminjam wajib memastikan usahanya sudah beroperasi aktif minimal enam bulan untuk lolos evaluasi awal. Seringnya, berkas tertahan di sistem hanya karena perbedaan data kecil antara KTP dan Kartu Keluarga. Pastikan kamu merapikan <a href=\"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/cara-menyiapkan-dokumen-kur-bri-2026-agar-lolos-verifikasi\/\" class=\"nsil-narasi\">dokumen KUR BRI 2026<\/a> sejak awal agar tidak memicu penolakan otomatis.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak calon peminjam mengalami penolakan otomatis dari sistem perbankan. Masalah utama biasanya muncul karena usia bisnis belum genap setengah tahun atau riwayat kredit memburuk akibat tunggakan pinjaman online. Anda sangat membutuhkan kepastian kriteria lolos sebelum menyerahkan berkas pengajuan agar terhindar dari penolakan yang membuang waktu. Cek dulu kelengkapan dokumen pendukung supaya sistem tidak langsung mendeteksi error. Pastikan Anda sudah paham <a href=\"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/syarat-pinjaman-kur-bri-2026-dokumen-plafon-dan-jenis-kur\/\" class=\"nsil-narasi\">syarat pinjaman KUR BRI<\/a> yang mencakup detail dokumen dan jenis plafonnya.<\/p>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Daftar Isi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"#poin-utama-kur-bri\">Poin Utama KUR BRI<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#perbedaan-kriteria-usaha-layak-dan-produktif\">Perbedaan Kriteria Usaha Layak dan Usaha Produktif Menurut Bank<\/a>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"#analisis-perbedaan-kriteria-usaha-layak\">Analisis Perbedaan Kriteria Usaha Layak pada KUR Mikro dan KUR Kecil<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#daftar-sektor-usaha-prioritas\">Daftar Sektor Usaha Prioritas Penerima KUR BRI 2026<\/a>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"#sektor-produksi\">Sektor Produksi (Pertanian, Perikanan, dan Industri Pengolahan)<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#kriteria-khusus-pelaku-ekonomi-kreatif-digital\">Kriteria Khusus Pelaku Ekonomi Kreatif Digital dan Freelancer<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#ketentuan-pinjaman-usaha-jasa-perdagangan-online\">Ketentuan Pinjaman untuk Usaha Jasa, Perdagangan, dan Jualan Online<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#pedagang-keliling-tanpa-toko-fisik\">Apakah Pedagang Keliling Tanpa Toko Fisik Bisa Mengajukan Pinjaman?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#syarat-masa-aktif-operasional\">Syarat Masa Aktif Operasional dan Solusi untuk Usaha Baru<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"#strategi-membuktikan-kapasitas-bayar\">Strategi Membuktikan Kapasitas Bayar Saat Survei Mantri BRI<\/a>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"#penggunaan-format-catatan-harian-usaha\">Penggunaan Format Catatan Harian Usaha Sederhana<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Poin Utama KUR BRI<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Target Penerima<\/strong>: Fasilitas ini ditujukan bagi individu pengelola bisnis produktif yang tidak sedang menerima kredit modal kerja komersial dari bank lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Prioritas Penyaluran<\/strong>: Kelompok produksi mendapatkan kuota pencairan dan batas plafon yang lebih longgar dibanding kelompok lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Syarat Waktu<\/strong>: Bisnis calon debitur wajib sudah berjalan aktif minimal selama enam bulan berturut turut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kunci Persetujuan<\/strong>: Analis bank mencari arus kas harian yang stabil, tercatat rapi, dan terpisah sepenuhnya dari dana pribadi keluarga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Kriteria Usaha Layak dan Usaha Produktif Menurut Bank<\/h2>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak <strong>PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk<\/strong> membedakan kriteria kelayakan secara tegas. Kedua hal ini wajib Anda penuhi sebelum dana <strong>Kredit Usaha Rakyat (KUR)<\/strong> bisa dicairkan ke rekening. Seringnya, berkas langsung mental hanya karena satu syarat kecil terabaikan. Cari tahu dulu apa saja <a href=\"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/kur-bri-ditolak-tanpa-alasan-jelas-ini-cara-mengatasinya\/\" class=\"nsil-narasi\">penyebab KUR BRI ditolak<\/a> supaya Anda lebih siap menghadapi verifikasi bank. Berikut rincian dua kriteria utama yang wajib dipenuhi.<\/p>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Usaha Produktif<\/strong> berarti bisnis tersebut rutin menghasilkan barang atau jasa yang memberi nilai tambah. Anda harus memiliki aktivitas ekonomi yang berputar aktif setiap hari. Di sisi lain, <strong>Usaha Layak (Feasible)<\/strong> berarti bisnis tersebut sehat secara finansial dan mampu menghasilkan laba bersih yang cukup untuk membayar cicilan bulanan secara disiplin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan praktik lapangan, analis bank menilai kelayakan murni dari stabilitas pendapatan. Mengajukan pinjaman ibarat mengisi bahan bakar kendaraan. Mesin bisnis Anda harus sudah menyala dan siap melaju kencang. Tambahan modal tidak akan berguna jika mesin bisnis Anda masih mogok atau belum menemukan pasar pembeli.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"background:#f3e8ff;border-left:4px solid #9333ea;border-radius:4px;padding:1rem 1.25rem\">\n<p><strong>Mitos:<\/strong> Dana pinjaman bank bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti renovasi rumah, biaya sekolah, atau beli kendaraan pribadi.<br><strong>Faktanya:<\/strong> Bank melarang keras penyalahgunaan dana. Uang tersebut murni dicairkan untuk kebutuhan modal kerja <strong>UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah)<\/strong>.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Analisis Perbedaan Kriteria Usaha Layak pada KUR Mikro dan KUR Kecil<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penilaian kelayakan sangat bergantung pada skala pengajuan Anda. Bank selalu menerapkan standar berbeda untuk kelas mikro dan kelas kecil. Hal ini berkaitan langsung dengan tingkat risiko gagal bayar yang harus ditanggung oleh pihak bank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada pengajuan kelas mikro, penilaian analis berfokus pada perputaran kas harian. Petugas hanya perlu melihat apakah sisa uang harian Anda di laci kasir cukup untuk menutupi beban angsuran. Pencatatan keuangan manual yang sederhana biasanya sudah cukup untuk meyakinkan petugas pada level ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, pengajuan kelas kecil menuntut pembuktian kelayakan yang jauh lebih ketat dan formal. Anda harus mampu menunjukkan laporan laba rugi bulanan yang terstruktur serta proyeksi pertumbuhan bisnis ke depan. Kelayakan pada tahap ini diukur dari kemampuan bisnis untuk berekspansi membuka cabang atau menambah aset, bukan sekadar bertahan hidup sehari hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Sektor Usaha Prioritas Penerima KUR BRI 2026<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah menetapkan beberapa sektor bisnis produktif yang menjadi prioritas utama pencairan dana pada tahun 2026. Fokus ini dirancang khusus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara merata di berbagai daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut informasi dari <a href=\"https:\/\/bri.co.id\/kur\" rel=\"nofollow\">situs resmi Bank Rakyat Indonesia<\/a>, penyaluran kredit menyasar berbagai bidang strategis yang berdampak luas. Berikut adalah daftar kelompok prioritas yang paling dicari oleh bank:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bidang agrobisnis tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat.<\/li>\n\n\n\n<li>Bidang perikanan tangkap perairan umum dan budidaya laut.<\/li>\n\n\n\n<li>Bidang pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Bidang perdagangan eceran, grosir, maupun distribusi logistik.<\/li>\n\n\n\n<li>Bidang pelayanan jasa komersial yang mendukung aktivitas masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sektor Produksi (Pertanian, Perikanan, dan Industri Pengolahan)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah selalu memberikan perhatian ekstra pada kelompok produksi. <strong>Sektor Pertanian<\/strong>, <strong>Sektor Perikanan &amp; Kehutanan<\/strong>, serta <strong>Sektor Industri Pengolahan<\/strong> masuk dalam kategori istimewa ini. Ketiganya secara konsisten mendapat prioritas plafon pinjaman yang jauh lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelompok produksi dianggap sangat tangguh dan mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal. Menurut kami, kebijakan ini sangat logis karena sektor tersebut menciptakan produk fisik yang langsung menekan angka inflasi daerah. Anda yang bergerak di bidang produksi ini memiliki peluang persetujuan lebih tinggi dan proses evaluasi yang lebih mulus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kriteria Khusus Pelaku Ekonomi Kreatif Digital dan Freelancer<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pekerja lepas dan kreator konten digital merasa ragu apakah mereka masuk kriteria penerima modal. Kenyataannya, ekonomi kreatif digital masa kini telah diakui sebagai bisnis produktif yang sangat sah. Anda tetap bisa mengajukan modal kerja untuk membeli peralatan produksi atau pengembangan aset digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Syarat utamanya adalah memiliki kontrak kerja yang mengikat atau bukti mutasi penghasilan rutin dari platform digital. Anda harus bisa meyakinkan petugas bahwa aktivitas tersebut adalah sumber penghasilan utama, bukan sekadar hobi pengisi waktu luang. Bukti portofolio aktif, tautan karya, dan invoice klien resmi menjadi pengganti wujud barang fisik saat evaluasi kelayakan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ketentuan Pinjaman untuk Usaha Jasa, Perdagangan, dan Jualan Online<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaku bisnis di <strong>Sektor Perdagangan<\/strong> dan ekosistem jualan online tetap berpeluang besar menerima pendanaan segar. Namun, perbankan menerapkan batasan akumulasi plafon khusus untuk kelompok non produksi ini demi pemerataan penyaluran. Anda yang bergerak di <strong>Sektor Jasa-jasa<\/strong> seperti binatu, potong rambut, atau bengkel motor juga wajib tunduk pada aturan serupa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan <a href=\"https:\/\/ekonomi.kompas.com\/read\/2026\/01\/20\/syarat-dan-sektor-kur-bri\" rel=\"nofollow\">laporan Kompas Ekonomi<\/a> (2026), akumulasi plafon pinjaman kelas mikro untuk sektor non produksi maksimal mencapai Rp200.000.000. Artinya, Anda tidak bisa lagi meminta kuota tambahan apabila total riwayat pinjaman Anda selama ini sudah menyentuh batas nominal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut situs bri.co.id (2026), batas plafon untuk satu kali pengajuan kelas mikro bisa mencapai Rp50.000.000. Situs resmi tersebut juga menetapkan bahwa suku bunga kelas mikro berada di angka 6% efektif per tahun khusus untuk pengajuan pinjaman pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beban bunga ini dirancang bertahap naik pada pengajuan berikutnya agar nasabah perlahan mandiri. Menurut cnbcindonesia.com (2026), suku bunga akan meningkat menjadi 7%, 8%, hingga menyentuh 9% untuk pinjaman kedua, ketiga, dan keempat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Urutan Pinjaman<\/th><th>Suku Bunga Efektif<\/th><th>Batas Plafon Mikro<\/th><th>Akumulasi Non-Produksi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Pengajuan Pertama<\/td><td>6% per tahun<\/td><td>Hingga Rp50.000.000<\/td><td>Maksimal Rp200.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Pengajuan Kedua<\/td><td>7% per tahun<\/td><td>Hingga Rp50.000.000<\/td><td>Maksimal Rp200.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Pengajuan Ketiga<\/td><td>8% per tahun<\/td><td>Hingga Rp50.000.000<\/td><td>Maksimal Rp200.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Pengajuan Keempat<\/td><td>9% per tahun<\/td><td>Hingga Rp50.000.000<\/td><td>Maksimal Rp200.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Pedagang Keliling Tanpa Toko Fisik Bisa Mengajukan Pinjaman?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pedagang keliling, pedagang kaki lima, atau pelaku bisnis informal tanpa bangunan fisik permanen tetap memiliki hak penuh. Anda tetap bisa mengajukan tambahan modal kerja dari bank selama aktivitas niaga tersebut berjalan rutin setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pedagang kecil merasa pesimis di awal karena kesulitan mengurus <strong>NIB (Nomor Induk Berusaha)<\/strong> lewat sistem daring. Padahal, pihak bank menyediakan alternatif dokumen legalitas yang jauh lebih bersahabat bagi warga. Anda cukup meminta <strong>Surat Keterangan Usaha (SKU)<\/strong> dari kantor kelurahan atau balai desa setempat sebagai bukti sah kepemilikan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Surat keterangan tersebut berfungsi sebagai pengakuan resmi dari pemerintah lingkungan tempat Anda mencari nafkah. Petugas bank akan menggunakan dokumen ini sebagai dasar pijakan untuk melakukan survei lokasi operasional atau memantau rute keliling harian Anda.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"background:#f3e8ff;border-left:4px solid #9333ea;border-radius:4px;padding:1rem 1.25rem\">\n<p><strong>Mitos:<\/strong> Fasilitas kredit bunga rendah ini hanya diberikan kepada bisnis yang memiliki ruko, kios pasar, atau toko fisik permanen.<br><strong>Faktanya:<\/strong> Bank menilai kelayakan dari perputaran uang tunai dan keaktifan niaga, bukan dari kemewahan bangunan fisik tempat Anda berjualan.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Syarat Masa Aktif Operasional dan Solusi untuk Usaha Baru<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem perbankan mewajibkan bisnis calon debitur telah beroperasi aktif demi membuktikan stabilitas kas. Syarat waktu ini menjadi filter otomatis yang menentukan apakah berkas Anda layak diproses lebih lanjut atau langsung ditolak oleh sistem komputer bank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut <a href=\"https:\/\/kur.ekon.go.id\/\" rel=\"nofollow\">Sekretariat Komite Kebijakan KUR<\/a> (2026), minimal masa operasional usaha adalah enam bulan. Aturan ini bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar dengan alasan apa pun. Analis bank butuh rekam jejak setengah tahun untuk memastikan bisnis Anda bukan sekadar tren musiman yang cepat redup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bisnis Anda belum genap berumur enam bulan atau kebetulan memiliki riwayat <strong>SLIK OJK (BI Checking)<\/strong> yang bermasalah, Anda wajib membenahi fondasi tersebut. Berikut adalah solusi praktis bagi pebisnis baru sebelum mengajukan berkas:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fokus tingkatkan volume penjualan harian untuk membentuk pola transaksi yang sehat dan meyakinkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan pencatatan keuangan manual setiap hari secara disiplin tanpa ada satu pun transaksi yang terlewat.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan rekening bank khusus operasional untuk menampung seluruh uang masuk dari pembeli.<\/li>\n\n\n\n<li>Lunasi seluruh tunggakan pinjaman online atau tagihan paylater demi membersihkan riwayat kredit Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Strategi Membuktikan Kapasitas Bayar Saat Survei Mantri BRI<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keputusan akhir pencairan dana sangat bergantung pada hasil observasi <strong>Mantri BRI (Account Officer)<\/strong>. Mereka bertugas menilai kedisiplinan arus kas harian nasabah secara langsung dan objektif di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan pola kasus penolakan di lapangan, penyebab utama kegagalan sering kali bukan karena ketiadaan <strong>Agunan (Jaminan)<\/strong> tambahan. Penolakan terjadi akibat ketidakmampuan nasabah membuktikan <em>Repayment Capacity<\/em> (RPC). RPC adalah kemampuan nyata bisnis Anda dalam menyisihkan keuntungan bersih untuk membayar cicilan. Bank harus yakin seratus persen bahwa <em>Cashflow<\/em> atau arus kas Anda cukup kuat menopang beban utang baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Petugas juga akan menginvestigasi potensi <em>Side Streaming<\/em> secara diam diam. Mereka mengecek apakah Anda benar benar butuh modal untuk kulakan barang, atau justru berniat memakai uang tersebut untuk menutup lubang utang di tempat lain. Pisahkan uang pribadi dan uang niaga secara ketat agar petugas mudah menghitung potensi laba bersih Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Penggunaan Format Catatan Harian Usaha Sederhana<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pelaku UMKM bingung dan tegang memikirkan cara menyajikan data keuangan kepada petugas. Kenyataannya, Anda sama sekali tidak perlu membuat laporan akuntansi rumit bersertifikat. Mantri lapangan justru lebih menyukai catatan manual yang jujur karena hal itu mencerminkan realita harian yang tidak direkayasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut kami, format buku tulis biasa sudah sangat mumpuni asalkan Anda mengisinya secara rinci dan konsisten. Buatlah kolom sederhana yang merangkum seluruh aktivitas finansial harian tanpa manipulasi. Berikut adalah elemen wajib dalam catatan harian yang disukai oleh petugas survei bank:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanggal transaksi yang ditulis berurutan setiap hari kerja tanpa ada celah kosong.<\/li>\n\n\n\n<li>Total uang masuk dari hasil penjualan barang atau jasa sepanjang hari itu.<\/li>\n\n\n\n<li>Rincian uang keluar untuk belanja bahan baku, barang dagangan, atau kemasan.<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya operasional harian yang rutin keluar seperti bensin, token listrik, atau uang kebersihan lingkungan.<\/li>\n\n\n\n<li>Sisa saldo bersih harian yang tersimpan aman di laci kasir atau rekening bank operasional.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelayakan pengajuan modal pada akhirnya sangat ditentukan oleh konsistensi arus kas harian dan kedisiplinan Anda memisahkan keuangan pribadi. Dokumen legalitas pemerintah hanyalah syarat administrasi pembuka pintu. Urat nadi persetujuan bank terletak pada bukti nyata bahwa bisnis Anda hidup dan bertumbuh setiap harinya. Selalu ingat bahwa modal bank adalah alat pengungkit kinerja bisnis, bukan pelampung penyelamat saat keuangan Anda sedang tenggelam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cari tahu KUR BRI untuk usaha apa saja. Panduan lengkap sektor prioritas 2026, kriteria usaha layak, hingga tips lolos survei Mantri bagi UMKM.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":237,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_mastahseo_title":"","_mastahseo_description":"","_mastahseo_canonical":"","_mastahseo_schema_type":"","_mastahseo_og_title":"","_mastahseo_og_description":"","_mastahseo_twitter_title":"","_mastahseo_twitter_description":"","_mastahseo_content_tier":"","_mastahseo_noindex":false,"_mastahseo_nofollow":false,"_mastahseo_exclude_from_news":false,"_mastahseo_redirect_url":"","_mastahseo_redirect_type":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=238"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":472,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238\/revisions\/472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizzy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}